Jauh hari sebelum itu Presiden Muammar Qadafi telah mewacanakan proyek Dinar Afrika yang diback up dengan emas sebagai mata uang di Benua Afrika untuk melawan pengaruh USD dan Euro

Jauh hari sebelum itu, Presiden Muammar Qadafi telah mewacanakan proyek “Dinar Afrika” yang diback-up dengan emas, sebagai mata uang di Benua Afrika untuk melawan pengaruh USD dan Euro. Langkah itu telah menjadi boomerang bagi sang Kolonel, berbagai konspirasi dilakukan untuk menggagalkan proyek tersebut, sampai akhirnya NATO berhasil dan sang Kolonel pun tewas dengan cara yang barbaric dan uncivilized. Kini Libya menjadi failed state, tidak ada yang mengingatnya lagi, bahkan kantor PBB pun tidak ada lagi disana.
Jauh sebelumnya lagi, Presiden Saddam Hussein sudah melakukan langkah untuk melawan hegemoni USD, dengan menghitung harga minyak dengan Euro. Nasib yang sama dengan Qadafi juga dialami oleh Abu Uday.
Mungkin memang sudah saatnya negara-negara Islam yang memiliki ekonomi kuat untuk mendukung langkah yang diinisiasi oleh Malaysia, Turki, Iran dan Qatar.
Rusia dan Tiongkok sudah mulai dengan kesepakatan perdagangan menggunakan mata uang lokal. Bahkan Tiongkok mengancam akan menghancurkan USD dalam 5 tahun ke depan.
Far the day before that, President Muammar Qadafi has planning the backed-up “Dinar of Africa” project with gold, as a currency in the African continent to fight the influence of USD and euro. The move has become a boomerang for the Colonel, various conspiracy is done to thwart the project, until finally nato succeeds and the colonel is killed in a way that is barbaric and uncivilized. Now Libya becomes failed state, no one remembers it anymore, even the un office is no longer there.
Long before again, President Saddam Hussein has made a step against the usd hegemony, by calculating the price of oil with the euro. The same fate as qadafi is also experienced by Abu Uday.
Maybe it is time for Islamic countries that have a strong economy to support the steps initiated by Malaysia, Turkey, Iran and Qatar.
Russia and China have started with a trade deal using local currencies. Even China threatens to destroy usd in the next 5 years.
· See original · Rate this translation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *