Alhamdulillah Progres pekerjaan pembesian dan pengecoran 20 tiang RKB Ruang Kelas Baru untuk belajar santri di lantai 2 telah selesai dari total 28 tiang

Alhamdulillah,
Progres pekerjaan pembesian dan pengecoran 20 tiang RKB (Ruang Kelas Baru) untuk belajar santri di lantai 2 telah selesai dari total 28 tiang.
Kami ucapkan
“Jazakumullahu Khairan Katsiran, Barokallahu Fiekum dan Terima Kasih Banyak atas sumbangan yang diberikan.
Semoga Menjadi Investasi Amal Jariyah, Aamiin”
Insya Allah progres selanjutnya yaitu pekerjaan pembesian dan pengecor 8 tiang yang belum selesai.
Namun pekerjaan tersebut belum bisa dikerjakan karena terkendala kurangnya bahan berupa besi.
Besi yang dibutuhkan ;
1. Besi ukuran 12 SNI FULL SERTIFIKAT = 32 batang, untuk tiang.
2. Besi ukuran 8 SNI FULL SERTIFIKAT = 20 batang, untuk behel.
Bagi kaum muslimin yang berkenan investasi amal jariyah dalam bentuk besi untuk pembangunan ruang belajar santri, bisa diantar langsung ke :
PONDOK PESANTREN ISLAM AMANAH PUTRA
Alamat : Desa Toini, Kec. Poso Pesisir, Kab. Poso.
Hp : 085241384684.
“Semoga menjadi sedekah jariyah, penghapus dosa, dipermudah urusan, bertambah rezeki dan diberi ganti yang lebih baik di dunia dan akhirat, Aamiin”
#Amanah_Maju_Bersama_Umat
https://www.instagram.com/p/B4XYQnRjyTr/?igshid=bj81a358ldg0

MENTERI PH NI DULU DUDUK DALAM HUTAN KE SAMPAI DIA TAK TAHU BAHAWA PENANG DAH LAKSANAKAN_CUKAI_KATIL PADA TAHUN_2014_LAGI

? MENTERI PH NI DULU DUDUK DALAM HUTAN KE SAMPAI DIA TAK TAHU BAHAWA #PENANG DAH #LAKSANAKAN_CUKAI_KATIL PADA #TAHUN_2014_LAGI
⏩ [ARTIKEL BERKAITAN]: Penang Laksanakan Cukai Katil Bermula 1 June – Mungkin Cukai Katil Lagi #Afdal Dari #GST. – Ameno World
https://www.amenoworld.org/…/penang-laksanakan-cukai-katil-…
⏺ Jawapan Mohammadin cuit hati wakil rakyat
BERITA HARIAN
(SHARED by: Ariff Ahmad & Faris Khan)
26 NOVEMBER 2019
KUALA LUMPUR: Jawapan bersahaja Menteri Pelancongan Seni dan Budaya, Datuk Mohammadin Ketapi berhubung cadangan kerajaan Johor memperkenalkan cukai katil, mencuit hati Ahli Parlimen di Dewan Rakyat, hari ini.
Mengakui hairan dengan cadangan itu, Mohammadin turut berseloroh kononnya pelancong yang tidak mampu membayar cukai terbabit, mungkin terpaksa tidur di bawah jambatan.
“Isu cukai katil, sebenarnya tidak pernah dibawa ke peringkat kementerian. Saya agak hairan kerana katil pula ada cukai.
“Kenapa pula pelancong kena bayar RM10 untuk cukai katil lagi. Jika orang tak boleh bayar (cukai) katil, orang terpaksa tidur bawah jambatan Yang Berhormat,” katanya bersahaja disambut gelak dan tawa Ahli Parlimen lain.
Beliau menjawab soalan tambahan Datuk Jalaluddin Alias (BN-Jelebu) sama ada kerajaan Johor ada merujuk dengan kementerian berhubung cadangan memperkenalkan cukai katil.
Jawapan Mohammadin itu turut dipuji Jalaluddin yang menyifatkannya sebagai seorang menteri yang hebat.
“Saya sokong, menteri ini hebat,” katanya.
Mohammadin bagaimanapun menegaskan akan memanggil EXCO Pelancongan Johor bagi menyiasat dan mendengar sendiri cadangan kerajaan negeri berkenaan.
Media semalam melaporkan kerajaan Johor sedang mempertimbangkan untuk memperkenalkan cukai katil kepada pelancong yang menginap di hotel di negeri berkenaan.
Pengerusi Jawatankuasa Pelancongan, Pembangunan Wanita, Keluarga dan Masyarakat Johor, Liow Cai Tung, berkata pihaknya kini sedang memperhalusi mekanisme pelaksanaan dan kadar cukai yang akan dikenakan.
https://www.bharian.com.my/…/jawapan-mohammadin-cuit-ha…/amp

Pemindahan Ibukota dengan alasan Jakarta sudah tidak memadai menjadi pusat pemerintahan dinilai tidak tepat

Pemindahan Ibukota dengan alasan Jakarta sudah tidak memadai menjadi pusat pemerintahan dinilai tidak tepat.
Sebab, jika menilik kinerja pemerintah daerah dalam dua tahun terakhir, maka Jakarta masih mampu menjalankan fungsi pusat pemerintahan.
Senator asal DKI Jakarta, Fahira Idris dengan tegas membantah pendapat mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Andrinof Chaniago, yang menilai Jakarta sudah tidak memadai sebagai Ibukota.
Menurutnya, Jakarta sudah menjadi lebih baik sebagai pusat pemerintahan sejak dipimpin Anies Baswedan. Atas alasan itu, dia tegas menolak ibukota dipindah.
“Dalam dua tahun terakhir ini, wajah Jakarta lebih baik. Terutama dalam kinerja ekonomi, integrasi transportasi publik, penataan berbagai fasilitas umum dan penangangan banjir,” ucapnya kepada Kantor Berita RMOL, Minggu (25/8).
“Oleh karena itu, saya tidak melihat ada urgensi Ibukota harus dipindahkan dari Jakarta saat ini,” sambung Fahira.
Andrinof Chaniago merupakan satu dari sembilan orang yang dimintai pendapat oleh Bappenas berkaitan dengan rencana pemindahan Ibukota dari Jakarta ke Kalimantan.
Dia menilai bahwa Jakarta sudah tidak memadai, sehingga pusat pemerintahan perlu dipindah ke tempat baru.
Adapun sembilan orang yang dimintai pendapat oleh Bappenas terdiri dari intelektual, akademi dan praktisi senior.
Kesembilan orang tersebut ialah Marco Kusumawijaya (TGUPP DKI Jakarta), Haryo Winarso (pengamat pemukiman ITB), Darodjatun Kuntjorojakti (eks Menko Perekonomian), Yayat Supriyatna (pengamat perkotaan Trisakti), Andrinof Chaniago (eks Kepala Bappenas), M. Jehansyah Siregar (pakar arsitektur ITB), Sonny Harry B. Harmadi (Deputi Kemenko PMK), Siti Zuhro (peneliti LIPI), Riant Nugroho (pengamat kebijakan publik). rmol.id

Karen Agustiawan hari ini divonis 8 tahun penjara

Karen Agustiawan hari ini divonis 8 tahun penjara
Saia jd pengen liat duduk perkara dakwaan nya, krn saia taunya dia dituduh merugikan negara dari akuisisi saham perusahaan migas Australia, tp detailnya gak gitu paham.
Dr artikel ini saia berendapat, kasus Karen ini bkn ranah pidana korupsi. Kecuali jika ada aturan khusus soal kesalahan aksi korporasi BUMN yg merugikan keuangan negara. Atau aturan yg mengatur SOP pembelian saham memuat sanksi pidana.
Mnrt saia, yg dilakukan Karen ini murni kesalahan strategi bisnis, yg menyebabkan pertamina rugi. Bukan kejahatan korupsi.
Yang dia lakukan itu tujuan nya utk menguntungkan pertamina, tapi ternyata perhitungan nya meleset. Saham yg dibeli malah cuma jadi sampah.
Kasus pidana, apalagi korupsi, seharusnya memenuhi unsur niat jahat(mens rea) dan menguntungkan diri sendiri (dan atau orang lain)
Kalo jual beli saham mengalami kerugian lalu dianggap korupsi ya bsk mana ada lg BUMN yg berani beli saham utk mengembangkan bisnis…dirut nya ketakutan semua.
seharusnya Karen hanya diberi sanksi pemecatan
kecuali jaksa bisa membuktikan bahwa ada aliran dana/keuntungan lain yg didapat karen dari pembelian saham tsb.
lalu saia mau bahas soal fenomena buruknya kinerja kejaksaan kita dlm mengerjakan perkara kejahatan kerah putih.
jujur aja, saia gak pernah percaya kemampuan jaksa/penyidik di negara ini kalo ngurusi perkara2 kaya gini…
mrk itu cocok nya ngurus kasus pidana umum (pembunuhan, pemerkosaan, pencurian dsb)
tapi kalo kasus yg harus pake mikir,LEMAH…
mengusut kejahatan ekonomi itu rumit sekali
gak cm modal sekolah hukum, tp jg harus paham dunia ekonomi dan bisnis.
tp demikianlah kasus2 kejahatan kerah putih yg dihandle kejaksaan, hasilnya gak bermutu…
ini terjadi krn mrk sedang cari2 perkara yg sekiranya bs dianggap prestasi, krn bs mengusut kejahatan rumit spt korupsi adalah kehebatan bagi mrk.
Meski kasusnya sumir, tp kalo judul nya “merugikan keuangan negara” bagi mereka sebuah kehebatan…akhirnya dipaksakan…

QUR AN BERTANYA PADA ALKITAB QUR AN Apa nama Anda ALKITAB Saya tidak tahu QUR AN Nama saya adalah QUR AN Surah 36 2

QUR’AN BERTANYA PADA ALKITAB
QUR’AN : Apa nama Anda?
ALKITAB : Saya tidak tahu!
QUR’AN : Nama saya adalah QUR’AN (Surah 36: 2)
QUR’AN : Dari mana anda berasal?
ALKITAB : Saya tidak tahu!
QUR’AN : Dari ALLAH (Tuhan) (Surah 39: 1).
QUR’AN : Apa agama anda?
ALKITAB : Saya tidak tahu!
QUR’AN : Islam, (Surah 3:19).
QUR’AN : Apakah orang kristen menginstruksikan untuk pergi ke gereja pada hari minggu?.
ALKITAB : Tidak, mereka memilih hari itu sendiri!
QUR’AN : Ya, saya menginstruksikan muslim untuk pergi ke masjid pada hari jum’at (surah 62).
QUR’AN : Mengapa anda tidak pakai bahasa asli anda?
ALKITAB : Karena orang-orang telah banyak melakukan perubahan tentang diriku!
QUR’A N : Saya dalam bahasa asli, bahasa arab dan tidak rusak ( Surah 12: 2).
QUR’AN : Mengapa anda memiliki banyak kontradiksi?
ALKITAB : Karena aku ditulis oleh orang-orang yang tidak dikenal(Yeremia 8: 8)!
QUR’AN : Aku tidak punya kontradiksi karena aku dari ALLAH ( Tuhan) (Surah 4: 82).
QUR’AN : Mengapa anda banyak kesalahan dalam dunia?
ALKITAB : Karena saya banyak orang-orang yang menulis tetapi tidak benar, konyol dan saya mengatakan kelinci mengunyahnya(Imanat 11: 6).
QUR’AN : Saya tidak memiliki kesalahan bahkan apa yang ada didunia sudah tertulis padaku dan ilmu pengatahuan modern pun sudah tertulis padaku ( Surah 25: 61).

Rezim Jokowi Gagal Penuhi Janji MuslimahNewsID Presiden Joko Widodo Jokowi pada Pemilu 2014 berjanji akan membuat ekonomi Indonesia tumbuh hingga 7

/ Rezim Jokowi Gagal Penuhi Janji /
#MuslimahNewsID — Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilu 2014 berjanji akan membuat ekonomi Indonesia tumbuh hingga 7%. Namun, hingga akhir jabatannya pertumbuhan ekonomi Indonesia belum pernah mencapai angka yang dijanjikan.
Kenyataannya, pertumbuhan ekonomi masih di bawah 7%. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2018 sebesar 5,17%. Angka ini meleset dari target yang ditetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (ABNP) 2018 sebesar 5,4% (Detik, 6/2/2019).
laju pertumbuhan investasi yang dicerminkan dari pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) pada tahun 2019 ditargetkan bisa mencapai 12,1%, namun hanya 4,21% pada triwulan III-2019.
Di sisi lain, kesejahteraan masyarakat, tingkat kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka juga jauh dari target.
Target Gini Ratio dijanjikan Jokowi 0,30 saat kampanye Pilpres 2014. Setelah 3,5 tahun berkuasa, data BPS pada September 2017, Gini Ratio sebesar 0,391.
Bank dunia dalam laporan terbarunya mengatakan, sebanyak 6 provinsi di Indonesia justru mengalami peningkatan kemiskinan. Provinsi Papua yang tertinggi sebesar 27,5 persen. Angka ketimpangan itu sangat signifikan, mengingat Jakarta memiliki tingkat kemiskinan terendah, yakni sebesar 3,5% (Kompas, 10/10/2019).
Bukankah telah tampak nyata, bahwa rezim ini gagal membawa perubahan positif bagi rakyat?
Simak selengkapnya di
https://youtu.be/mKYTqpNfcjU
https://youtu.be/mKYTqpNfcjU

Jakarta Masuk Tiga Kota Terbaik Sistem Transportasi Pengamat Hasil Kerja Masa Lalu

Jakarta Masuk Tiga Kota Terbaik Sistem Transportasi, Pengamat: Hasil Kerja Masa Lalu
JUMAT, 28 JUNI 2019 09:33 WIB
TEMPO.CO, Jakarta – Pengamat Masyarakat Transportasi Indonesia, Djoko Setijowarno, menilai prestasi Jakarta di bidang transportasi merupakan akumulasi hasil kerja dari pemerintahan sebelumnya.
Menurut dia, perbaikan sistem transportasi di Jakarta dimulai sejak pergantian gubernur DKI dari Fauzi Bowo ke Joko Widodo.
“Tingkat pencapaian ini hasil kerja di masa lalu oleh beberapa pihak dan instansi,” kata Djoko dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 28 Juni 2019.
Sustainable Transport Award menobatkan Jakarta menjadi salah satu dari tiga kota terbaik dunia untuk perbaikan sistem transportasi dan mobilitas kota. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah informasi ini dalam akun Instagram pribadinya kemarin.
Djoko berujar gubernur terdahulu telah memulai pengembangan transportasi publik seperti mengoperasikan bus Transjakarta. Pada 2012, PT Transportasi Jakarta (transjakarta) baru membangun enam koridor.
Angka ini terus meningkat menjadi 39 koridor pada 2014. Tiga tahun kemudian bertambah lagi menjadi 80 koridor termasuk 10 rute rintisan untuk Jak Lingko.
Selain itu, peran pemerintah pusat juga tak terelakkan. Pelayanan kereta rel listrik (KRL) misalnya berkembang sejak 2013. Bahkan, Djoko menuturkan, saat ini ada rute KRL ke Rangkasbitung dan Cikarang.
“Jadi Ditjen KA (Direktorat Jenderal Kereta Api) tidak kalah berbuat,” ujar dia.

LAPORAN KEBAKARAN PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN KABUPATEN TAPIN Hari Tanggal Rabu 05 Juni 2019 Terima berita 11 20 WITA Pelapor Warga via telepon anggota Bapara Tapin RPU Bapara Tapin

LAPORAN KEBAKARAN
PEMADAM KEBAKARAN DAN PENYELAMATAN
KABUPATEN TAPIN
Hari / Tanggal : Rabu / 05 Juni 2019
Terima berita : 11.20 WITA
Pelapor : Warga via telepon anggota Bapara Tapin & RPU Bapara Tapin
Titik Kenal : Priok, Margasari
Alamat : Margasari Hilir RT. 05 Kec. Candi Laras Utara Kab. Tapin
Objek Terbakar :
2 buah rumah (2 KK 8 Jiwa)
Pemilik :
1. Hamdani (1 KK 4 Jiwa)
Luas Bangunan : –
Kerugian : 1 buah rumah (RT / Rusak Total)
Taksiran kerugian : Rp. 50.000.000
2. Fathurrakhman (1 KK 4 Jiwa)
Luas Bangunan : –
Kerugian : 1 Buah Rumah (RR / Rusak Ringan)
Taksiran Kerugian : Rp.1.000.000
Penyebab : Dugaan sementara akibat korsleting arus listrik
Pengerahan Unit :
– 1 Unit Damkar (Portable)
Pengerahan Personil : 5 personil
Berangkat ke lokasi : Pukul 11.22 WITA
Tiba di lokasi : 12.15 WITA
Awal Pemadaman :
Akhir pemadaman :
Selesai Pendataan : 12.40 WITA
Situasi : Aman, Kebakaran dapat dipadamkan oleh warga dan Pemadam Swadaya masyarakat (BPK 018 Margasari Bapara Tapin)
Keterangan :
Hambatan :
1. Jarak lokasi kebakaran jauh dari Mako Damkar
2. Lalu Lintas yang sangat padat dan jalan sempit
3. Tidak adanya POS DAMKAR Pemerintah Kab. Tapin di Kec. CLS dan CLU (yang ada hanya Pemadam Kebakaran SWADAYA Masyarakat BPK 018 Margasari BAPARA TAPIN)
SUMBER DATA :
DAMKAR PEMKAB TAPIN (0811-516-113)
BAPARA TAPIN
TEAM RESCUE TAPIN
RPU BAPARA EMERGENCY 143.570 MHz
Di Informasikan Oleh :
COMMAND CENTER DAMKAR PEMKAB TAPIN
No. Telp : 0811-516-113
Email : damkartapin@yahoo.com
Facebook : Pemadam Kebakaran Pemkab Tapin
Twitter : DamkarTapin

Ops lilin toba 2019 sat lantas polres Tanjung Balai memasang spanduk himbauan di beberapa titik di kota Tanjung Balai antara lain di Km 7 pintu masuk kota Tanjung Balai Simpang panca karsa Bundaran PLN dan pangkal jembatan silau kota Tanjung Balai

Ops lilin toba 2019 sat lantas polres Tanjung Balai memasang spanduk himbauan di beberapa titik di kota Tanjung Balai antara lain di Km. 7 pintu masuk kota Tanjung Balai, Simpang panca karsa, Bundaran PLN dan pangkal jembatan silau kota Tanjung Balai.
#opslilintoba2019
#satlantaspolrestanjungbalai